Senin, 26 Desember 2011
Tantangan KSM Samak
KSM Samak menghadapi kendala kandang sapi. Saat ini KSM Samak sudah memelihara 4 ekor. Satu sudah laku November 2011. Saat ini masih 3 ekor. Tetapi kandang sapinya sudah diminta pemilik kandang. Sehingga saat ini sapi diungsikan. Rencananya akan dibuatkan kandang baru di lahan milik Pak Hardi cs. Karena itu KSM Samak Pak Jirun dan Pak Sukis sampai sekarang belum mendapatkan manfaat sama sekali.
KSM Bangkit
Hari Senin 26 Desember 2011 pk 16-18 di rumah Pak Adi telah dikumpulkan angota Kelompok Swadaya Masyarakat dengan memberi nama Bangkit (KSM Bangkit). Anggotanya Pak Adi, Pak Mustofa dan Pak Suryono. Kelompok ini mengajukan bantuan 4 ekor sapi ditambah pembuatan dan perbaikan kandang. Pak Suryono sudah punya kandang hanya perlu perbaikan. Pak Mustofa belum punya sama sekali.
Saat itu juga hadir Pak Sarmidi, Pak Sukis, Pak Jirun dan anggota baru kakaknya Pak Hardi namanya Pak Radi Noer mau mengajukan 5 ekor sapi atas nama KSM Samak dan pembuatan kandang sapi. Kandang sapi yang dahulu sudah diminta pemilik lama. Saat ini direncanakan menggunakan tanahnya Pak Hardi dengan perjanjian membayar 1 tahun Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah)
KSM Samak maasih memelihara 3 ekor sapi. Hanya karena kandangnya diminta sapinya menjadi terusir. Sekarang 3 ekor sapi itu dibawa pedagang akan ditukar sapi baru.
KSM Pangestu atas nama Agus yang tidak dapat datang tetapi mereka membutuhkan dua ekor sapi.
Rapat ini juga dihadiri Pak Samsuri ketua BKM, Pak Hardi sekretaris BKM dan Pak Puryanto anggota BKM.
Karena belum mempunyai kandang, UPL merencanakan membantu pembuatan kandang @ sapi Rp 200.000,00 (Dua Ratus Ribu Rupiah)
Kesimpulannya:
Saat itu juga hadir Pak Sarmidi, Pak Sukis, Pak Jirun dan anggota baru kakaknya Pak Hardi namanya Pak Radi Noer mau mengajukan 5 ekor sapi atas nama KSM Samak dan pembuatan kandang sapi. Kandang sapi yang dahulu sudah diminta pemilik lama. Saat ini direncanakan menggunakan tanahnya Pak Hardi dengan perjanjian membayar 1 tahun Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah)
KSM Samak maasih memelihara 3 ekor sapi. Hanya karena kandangnya diminta sapinya menjadi terusir. Sekarang 3 ekor sapi itu dibawa pedagang akan ditukar sapi baru.
KSM Pangestu atas nama Agus yang tidak dapat datang tetapi mereka membutuhkan dua ekor sapi.
Rapat ini juga dihadiri Pak Samsuri ketua BKM, Pak Hardi sekretaris BKM dan Pak Puryanto anggota BKM.
Karena belum mempunyai kandang, UPL merencanakan membantu pembuatan kandang @ sapi Rp 200.000,00 (Dua Ratus Ribu Rupiah)
Kesimpulannya:
Sapi yang sudah ada
No | Nama KSM | Permohonan | Asal dana |
1 | Samak | 3 ekor sapi | BLM 2010 |
Jumlah | 3 ekor sapi |
Rencana yang akan diajukan
No | Nama KSM | Permohonan | Asal dana |
1 | Samak | 5 ekor sapi | BLM 2010 |
2 | Pangestu | 2 ekor sapi | BLM 2011 |
3 | Bangkit | 4 ekor sapi | BLM 2011 |
Jumlah | 11 ekor sapi |
Pak Samsuri Koordinator BKM
Pak Jirun anggota KSM Samak
Pak Adi Ketua KSM Bangkit
Pak Sukis anggota KSM Samak
Pak Hardi sekretaris BKM Sarjumas
Pak Sarmidi ketua KSM Samak
Kakaknya Pak Hardi Pak Radi Noer anggota KSM Samak
Pak Suryono anggota KSM Bangkit
Pak Mustofa anggota KSM Bangkit
Pak Puryanto anggota BKM Sarjumas
Pak Jirun anggota KSM Samak
Pak Adi Ketua KSM Bangkit
Pak Sukis anggota KSM Samak
Pak Hardi sekretaris BKM Sarjumas
Pak Sarmidi ketua KSM Samak
Kakaknya Pak Hardi Pak Radi Noer anggota KSM Samak
Pak Suryono anggota KSM Bangkit
Pak Mustofa anggota KSM Bangkit
Pak Puryanto anggota BKM Sarjumas
Rabu, 14 Desember 2011
Keprihatinan Pengurus BKM
Setiap kali pertemuan yang datang hanya itu-itu saja. Bagaimana mengatsinya? Pada pertemuan di rumah Pak Hendro diputuskan kalau pertemuan keliling dari rumah ke rumah anggota BKM dan UPS.
Senin, 12 Desember 2011
Proposal Ternak Sapi
1
PROPOSAL
PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN SOSIAL
PEMBIBITAN TERNAK SAPI
KELOMPOK TANI TERNAK BOJONG MAKMUR
DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA KAB. PURBALINGGA
2
KELOMPOK TANI TERNAK
BOJONG MAKMUR
DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA KAB. PURBALINGGA
Sekretariat Perumahan Bojong Rt 02 Rw 04 Purbalingga Telp 0281 896587 Kode Pos 53351
==================================================
Bojong, 13 Desember 2011
PROPOSAL
PENGEMBANGAN TERNAK SAPI
DI DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA
BOJONG MAKMUR
DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA KAB. PURBALINGGA
Sekretariat Perumahan Bojong Rt 02 Rw 04 Purbalingga Telp 0281 896587 Kode Pos 53351
==================================================
5
2
KELOMPOK TANI TERNAK
BOJONG MAKMUR
DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA KAB. PURBALINGGA
Sekretariat Perumahan Bojong Rt 02 Rw 04 Purbalingga Telp 0281 896587 Kode Pos 53351
==================================================
Bojong, 13 Desember 2011
Nomor : 01/KTT BM/2011 Kepada
Lampiran : 1 bendel Yth.Gubernur Jawa Tengah
Hal : Permohonan Bantuan Sosial Cq. Biro Produksi Pertanian
Pembibitan Ternak Sapi Provinsi Jawa Tengah
di Semarang
Dengan hormat,
bersama ini kami sampaikan Proposal Permohonan Bantuan Sosial Pembibitan Ternak Sapi untuk kelompok Tani Ternak Bojong Makmur desa Bojong Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga. Ada pun permohonan ini sesuai dengan Rencana Anggaran untuk kegiatan tersebut sebesar Rp 50.000.000,00 (Lima Puluh Juta Rupiah). Sebagai data pendukung kami sampaikan hal sebagai berikut:
1. Proposal Permohonan Bantuan
2. Daftar Anggota Kelompok
3. Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Demikian atas perhatian dan persetujuannya kami ucapkan terima kasih.
1. Proposal Permohonan Bantuan
2. Daftar Anggota Kelompok
3. Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Demikian atas perhatian dan persetujuannya kami ucapkan terima kasih.
Ketua
Pratomo Hadi P.
Mengetahui
Kepala BPK Kepala Disnakan
Kec. Purbalingga Kab. Purbalingga
Witanto Ir. Hartono MM
NIP: ... NIP: ...
Camat Purbalingga
Tri
NIP: ...
Pratomo Hadi P.
Mengetahui
Kepala BPK Kepala Disnakan
Kec. Purbalingga Kab. Purbalingga
Witanto Ir. Hartono MM
NIP: ... NIP: ...
Camat Purbalingga
Tri
NIP: ...
3
KELOMPOK TANI TERNAK
BOJONG MAKMUR
DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA KAB. PURBALINGGA
Sekretariat Perumahan Bojong Rt 02 Rw 04 Purbalingga Telp 0281 896587 Kode Pos 53351
==================================================
PROPOSAL
PENGEMBANGAN TERNAK SAPI
DI DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA
1. Sektor/ Sub Sektor : Pertanian/ Peternakan
2. Program : Pengembangan Ternak Sapi
3. Lokasi : Desa Bojong Kec. Purbalingga
Kab. Purbalingga
4. Sumber Dana : APBD I Provinsi Jawa Tengah
5. Jumlah Dana : Rp 50.000.000,00 (Lima Puluh Juta Rupiah)
6. Waktu Pelaksanaan : Tahun Anggaran 2012
7. Pelaksana : Kelompok Tani Ternak Sapi
Bojong Makmur
Desa Bojong Kec. Purbalingga Kab. Purbalingga
8. Pembina Teknis : A. Dinas Peternakan Kab. Purbalingga
B. Petugas Peternakan Kecamatan Purbalingga
4
KELOMPOK TANI TERNAKBOJONG MAKMUR
DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA KAB. PURBALINGGA
Sekretariat Perumahan Bojong Rt 02 Rw 04 Purbalingga Telp 0281 896587 Kode Pos 53351
==================================================
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Ternak sapi merupakan komoditas ternak penghasil daging yang dapat diandalkan. Karena ternak ini dapat mengubah pakan tenak yang kurang bermanfaat bagi manusia berupa rumput dan limbah pertanian menjadi daging yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia.
Ternak sapi di Indonesia pada umumnya terjadi penurunan karena berbagai faktor antara lain: kebutuhan selalu meningkat tetapi hasilnya tidak seimbang dengan ternak yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan karena sebagai peternak Indonesia khususnya Purbalingga masih berusaha sebagai ternak sambilan, sehingga hasilnya kurang maksimal. Mereka beternak hanya untuk tabungan yang sewaktu-waktu dapat memanfaatkan untuk kelangsungan hidup. Dan mereka beternak secara turun-temurun dan orientasinya hanya untuk memanfaatkan limbahpertanian serta memanfaatkan rumput lapangan (liar) yang ada. Model demikian secara berangsur-angsur harus diubah menjadi cara yang rasional. Dengan demikian peternak dapat merasakan hasil yang optimal.
Untuk mendukung kondisi demikian perlu adanya:
a. Pengembangan Pusat Penelitian sebagai penyedia bibit ternak yang sesuai standar bibit dan telah beradaptasi dengan lingkungan setempat.
b. Meningkatkan ekonomi atau peternak yang dulunya sangat kekurangan akan nilai tambah secara ekonomi.
Ternak sapi di Indonesia pada umumnya terjadi penurunan karena berbagai faktor antara lain: kebutuhan selalu meningkat tetapi hasilnya tidak seimbang dengan ternak yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan karena sebagai peternak Indonesia khususnya Purbalingga masih berusaha sebagai ternak sambilan, sehingga hasilnya kurang maksimal. Mereka beternak hanya untuk tabungan yang sewaktu-waktu dapat memanfaatkan untuk kelangsungan hidup. Dan mereka beternak secara turun-temurun dan orientasinya hanya untuk memanfaatkan limbahpertanian serta memanfaatkan rumput lapangan (liar) yang ada. Model demikian secara berangsur-angsur harus diubah menjadi cara yang rasional. Dengan demikian peternak dapat merasakan hasil yang optimal.
Untuk mendukung kondisi demikian perlu adanya:
a. Pengembangan Pusat Penelitian sebagai penyedia bibit ternak yang sesuai standar bibit dan telah beradaptasi dengan lingkungan setempat.
b. Meningkatkan ekonomi atau peternak yang dulunya sangat kekurangan akan nilai tambah secara ekonomi.
2. Permasalahan
Permasalahan yang ada dalam pengembangan ternak sapi adalah
a. Masih banyak ternak sapi yang kurang mutu genetiknya di masyarakat.
b. Rendahnya pemilikan ternak di masyarakat dan kecilnya modal peternak.
c. Menurunnya potensi kenaikan populasi baru, meningkatnya pemotongan ternak dan pengeluaran ternak.
d. Generai / penerus sangat enggan beternak sapi.
a. Masih banyak ternak sapi yang kurang mutu genetiknya di masyarakat.
b. Rendahnya pemilikan ternak di masyarakat dan kecilnya modal peternak.
c. Menurunnya potensi kenaikan populasi baru, meningkatnya pemotongan ternak dan pengeluaran ternak.
d. Generai / penerus sangat enggan beternak sapi.
3. Tujuan
Tujuan pengembangan ternak sapi di Kabupaten Purbalingga khususnya di desa Bojong adalah
a. Menyediakan bibit ternak yang memenuhi standar teknis.
b. Meningkatnya mutu genetik dan populasi ternak.
c. Menciptakan lapangan kerja dan kesempatan berusaha.
d. Mengurangi angka pengangguran.
e. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak.
a. Menyediakan bibit ternak yang memenuhi standar teknis.
b. Meningkatnya mutu genetik dan populasi ternak.
c. Menciptakan lapangan kerja dan kesempatan berusaha.
d. Mengurangi angka pengangguran.
e. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak.
4. Faktor Pendukung
Wilayah Perbalingga yang merupaka daerah agraris dan subur serta banyak menghasilkan limbah yang dapat dimanfaatkan untuk ternak sapi. Misalnya saja masih banyak tanaman padi yang dapat dijadikan pakan ternak. Faktor pendukungnya adalah:
a. Tersedia sumber daya yang memadai.
b. Tersedia pakan tambahan berupa limbah petanian.
c. SDM dan tenaga yang cukup memadai.
d. Adanya petugas kesehatan hewan dan inseminator.
e. lancarnya sarana dan prasarana transportasi yang memadai.
f. Adanya pedagang ternak sapi.
a. Tersedia sumber daya yang memadai.
b. Tersedia pakan tambahan berupa limbah petanian.
c. SDM dan tenaga yang cukup memadai.
d. Adanya petugas kesehatan hewan dan inseminator.
e. lancarnya sarana dan prasarana transportasi yang memadai.
f. Adanya pedagang ternak sapi.
5. Hasil yang Diharapkan
Dengan terwujudnya pengembangan ternak sapi di Kabupaten Purbalingga khususnya desa Bojong diharapkan:
a. tersedianya bibit sapi yang berkualitas baik.
b. meningkatnya populasi ternak di tingkat desa.
c. Meningkatkan pendapatan peternak sapi.
d. Perluasan lapangan kerja.
e. Menghidupkan kelompok ternak sapi.
f. Memberdayakan petani ternak.
a. tersedianya bibit sapi yang berkualitas baik.
b. meningkatnya populasi ternak di tingkat desa.
c. Meningkatkan pendapatan peternak sapi.
d. Perluasan lapangan kerja.
e. Menghidupkan kelompok ternak sapi.
f. Memberdayakan petani ternak.
6. Rencana Anggaran dan Pembiayaan
Pembiayaan kegiatan pembibitan Ternak Sapi ini dialokasikan dari dana APBD I Provinsi Jawa Tengah.
Rincian Rencana Anggaran Biaya terlampir.
Rincian Rencana Anggaran Biaya terlampir.
7. Waktu dan Tempat Kegiatan
Kegiatan ini direncanakan pada Tahun anggaran 2012 bertempat di desa Bojong pada kelompok Tani Ternak Bojong Makmur.
8. Penutup
Demikian Proposal Pengembangan Ternak Sapi di Kelompok Tani Ternak Bojong Makmur desa Bojong Kec. Purbalingga Kab. Purbalingga sebagai bahan pertimbangan untuk terlaksana kegiatan ini.
Besar harapan kami, untuk dapat dikabulkan guna mencukupi kebutuhan bakalan sapi yang memenuhi standar sehingga kesejahteraan masyarakat peternak sapi di desa Bojong dapat terwujud. Atas terealisasinya proposal iini kami sampaikan terima kasih.
Besar harapan kami, untuk dapat dikabulkan guna mencukupi kebutuhan bakalan sapi yang memenuhi standar sehingga kesejahteraan masyarakat peternak sapi di desa Bojong dapat terwujud. Atas terealisasinya proposal iini kami sampaikan terima kasih.
Bojong, 13 Desember 2011
Ketua
Pratomo Hadi P.
5
BERITA ACARA PEMBENTUKAN KELOMPOK TANI
TERNAK BOJONG MAKMUR
DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA KAB. PURBALINGGA
Pada hari Senin tanggal ... tahun dua ribu sembilan bertempat di Aula Balaidesa Bojong Kec. Purbalingga Kab. Purbalingga telah dibentuk Kelompok Tani Ternak Bojong Makmur. Pembentukan kelompok Tani Ternak Bojong Makmur ini telah dihadiri kepala Desa Bojong, Penyuluh Peternakan Kecamatan Purbalingga, Mantri Hewan Kecamatan Purbalingga, Calon Anggota Tani Ternak Bojong Makmur. Pertemuan tersebut membahas:
1. Pembentukan Kelompok Tani Ternak Bojong Makmur.
2. Jadwal pertemuan rutin kelompok.
3. Rencana pengembangan usaha kelompok.
Hasil pertemuan tersebut memutuskan beberapa hal antara lain:
1. Terbentuknya kelompok Tani Ternak Bojong Makmur.
2. Ditetapkan waktu pertemuan.
3. Melaksanakan sapta Usaha Tani.
4. Mengembangkan usaha peternakan khususnya ternak sapi.
Demikian berita acara ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Bojong, April 2009
Ketua
Pratomo Hadi P.
Mengetahui
Kepala BPK Kepala Kelurahan Bojong
Kec. Purbalingga Kab. Purbalingga
Witanto Ruchyati, S.Sos
NIP: ... NIP: 19600721 198607 2 001
2. Jadwal pertemuan rutin kelompok.
3. Rencana pengembangan usaha kelompok.
Hasil pertemuan tersebut memutuskan beberapa hal antara lain:
1. Terbentuknya kelompok Tani Ternak Bojong Makmur.
2. Ditetapkan waktu pertemuan.
3. Melaksanakan sapta Usaha Tani.
4. Mengembangkan usaha peternakan khususnya ternak sapi.
Demikian berita acara ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Bojong, April 2009
Ketua
Pratomo Hadi P.
Mengetahui
Kepala BPK Kepala Kelurahan Bojong
Kec. Purbalingga Kab. Purbalingga
Witanto Ruchyati, S.Sos
NIP: ... NIP: 19600721 198607 2 001
6
Daftar Hadir
No | Nama | Alamat | Tanda Tangan |
1 | |||
2 | |||
3 | |||
4 | |||
5 | |||
6 | |||
7 | |||
8 | |||
9 | |||
10 | |||
11 | |||
12 | |||
13 | |||
14 | |||
15 | |||
16 | |||
17 | |||
18 | |||
19 | |||
20 | |||
21 | |||
22 | |||
23 | |||
24 | |||
25 |
7
PEMERINTAH KABUPATEN PURBALINGGA
KECAMATAN PURBALINGGA
KELURAHAN BOJONG
Jalan Raya Bojong Nomor 13B Telp 0281 895761
PURBALINGGA Kode Pos 53351
KEPUTUSAN KEPALA KELURAHAN BOJONG
KECAMATAN PURBALINGGA
NOMOR …2009
TENTANG
PEMBENTUKAN PENGURUS TERNAK BOJONG MAKMUR
KELURAHAN BOJONG KEC. PURBALINGGA KAB. PURBALINGGA
KEPALA KELURAHAN BOJONG
Menimbang:
a. Berguna untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian khususnya bagi para peternak sapi di desa Bojong.
b. Dalam rangka meningkatkan partisipasi dan pengembangan kelompok tani ternak sapi di desa Bojong.
c. Untuk efisiensi dan efektifitas kegiatan koperasi simpan pinjam tersebut pada huruf a dan b perlu dibentuk kepengurusan.
Mengingat:
1. Undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang pembentukan provinsi Jawa Tengah.
2. Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4437); sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 8 tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 3 tahun 2005 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 nomor 108, Tambahan Lembaran Negara nomor 4587)
3. Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2005, tentang Desa (Lembaran Republik Indonesia Tahun 2005 nomor 158). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4587)
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
PERTAMA : Membentuk pengurus Kelompok Tani Ternak sapi, nama pengurus sebagaimana
tercantum dalam lampiran I keputusan ini.
KEDUA : Pengurus Kelompok Tani Ternak Sapi mempunyai tugas menjalankan kegiatan
kelompok dan mengatur anggotanya.
KETIGA : Pengurus Kelompok Tani Ternak Sapi melaporkan kegiatan pada dictum kedua
kepada kepala Kelurahan secara berkala dan periodik.
KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari ada kekeliruan akan dilakukan pembetulan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan
Pada tanggal … April 2009
Kepala Kelurahan Bojong
Kab. Purbalingga
Ruchyati, S.Sos
NIP: 19600721 198607 2 001
8
Susunan Pengurus
Kelompok Tani Ternak Bojong Makmur
Desa Bojong Kecamatan Purbalingga
Kabupaten Purbalingga
Penasihat : Kepala Desa
Ketua : …………………
Sekretaris : ………………….
Bendahara : ………………….
Seksi-seksi : ………………….
1. Seksi pemasaran : ………………….
2. Seksi Humas : ………………….
3. Seksi Kesehatan : ………………….
4. Seksi Kandang : ………………….
5. Anggota : ………………….
RINCIAN ANGGARAN BIAYA
KEGIATAN PENGEMBANGAN BUDI DAYA TERNAK SAPI
KELOMPOK TANI TERNAK BOJONG MAKMUR
DESA BOJONG KEC. PURBALINGGA KEC. PURBALINGGA
| No | Uraian | Volume | Harga Satuan | Jumlah |
| I | BIAYA TEMPAT 1. Pembuatan kandang 2. Perawatan kandang 3. Penyiapan lahan pakan | 2 Buah 2 buah 1 paket | 1.500.000,00 750.000,00 1.000.000,00 | 3.000.000,00 1.500.000,00 1.000.000,00 |
| Jumlah | 5.500.000,00 | |||
| II | PENGADAAN TERNAK 1. Bibit sapi betina | 7 ekor | 6.000.000,00 | 42.000.000,00 |
| Jumlah | 42.000.000,00 | |||
| III | BIAYA PEMELIHARAAN 1. Vitamin dan obat-obatan 2. Biaya IB | 1 Is 1 Is | 1.500.000,00 1.000.000,00 | 1.500.000,00 1.000.000,00 |
| Jumlah | 2.500.000,00 | |||
| Jumlah total | 50.000.000,00 | |||
Bojong, 20 Desember 2011
Ketua Kelompok Tani
Bojong Makmur
Lampiran-lampiran:
1. Foto kandang sapi
2. Foto lahan pakan sapi
3. Peta bojong
Langganan:
Postingan (Atom)





