1. Tanggal 25 Maret 2011 saya mendapat uang dari Bapak Amperato (dari Pak Suryono) sebesar Rp 483.000,00
2. Tanggal 14 Mei 2011 saya mendapatkan uang sisa pembelian sapi dan penjualan sapi yang sakit dari Pak Edi Susanto sebesar Rp 4.740.000,00 ( nomor 1 dan 2 sudah disetor ke Pak Hardi tanggal 16 Mei 2011 di rumah Pak Hardi uang sebesar Rp 5.223.000,00)
3. Tanggal 2/11/2011 Dua ekor sapi KSM Pangestu laku Rp 17.500.000.00 dikurangi modalnya Rp 12.575.000,00 masih Rp 4.925.000,00. Keuntungan peternak 60%nya Rp 2.955.000,00 sehingga BKM mendapat keuntungan 40% Rp 1.970.000,00. Sehingga saya (Pratomo) setor ke sekretaris (Pak Hardi) Rp 14.545.000,00 pada tanggal 3 November 2011.
4. Tanggal 5/11/2011 satu ekor sapi KSM Samak (Pak Sarmidi) laku Rp 8.000.000.00 dikurangi modalnya Rp 6.170.000,00 masih Rp 1.830.000,00. Keuntungan peternak 60%nya Rp 1.098.000,00 sehingga BKM mendapat keuntungan 40% Rp 732.000,00. Sehingga saya (Pratomo) setor ke sekretaris (Pak Hardi) Rp 6.902.000,00 pada tanggal 6 November 2011.
Nomor 3 dan 4 berjumlah 14.545.000,00 + 6.902.000,00 = Rp 21.447.000,00
Pengeluaran:
1. 27/2/2011 menyewa tanah bengkok 19 bidang Rp 10.227.500,00
2. 27/3/2011 membeli 2 ekor sapi KSM Pangestu Rp 12.572.500,00
3. 16/5/2011 membeli 3 ekor sapi KSM Samak Rp 18.500.000,00
4. 27/5/2011 membeli 1 ekor sapi KSM Samak Rp 6.200.000,00
Jumlah Rp 47.500.000,00
Setoran:
1. 25 Maret 2011 dari Pak Amperato Rp 483.000,00
2. 14 Mei 2011 dari Pak Edi Susanto Rp 4.740.000,00
3. 25 Agustus 2011 panen 1 sebesar Rp 12.340.000,00
4. 3 November 2011 2 ekor sapi Rp 14.545.000,00
5. 6 November 2011 1 ekor sapi Rp 6.902.000,00
Jumlah Rp 39.010.000,00
Tidak ada komentar:
Posting Komentar